Showing posts with label Religis tech. Show all posts
Showing posts with label Religis tech. Show all posts

Dec 28, 2010

Pergerakan Islam Tak Akan Pernah Padam


JAKARTA (Arrahmah.com) - Kondisi pergerakan Islam dewasa ini bagaikan hidup segan mati pun enggan. Berbagai tekanan ditempuh penguasa tirani untuk melemahkan para aktivis pergerakan Islam dengan segala cara, mulai dari memberi stigmatisasi, menjebloskan ke dalam penjara, hingga perburuan yang merenggut nyawa, sehingga membuat kegoncangan di dalam pergerakan mereka.

Hal itu diungkapkan Wakil Amir Majelis Mujahidin Ustadz Abu Muhammad Jibriel Abdur Rahman dalam Mudzakaroh Ilmiyah "Masa Depan Pergerakan Islam di Indonesia" di Masjid Fathullah,

Sep 19, 2010

Sumpah Santri Ngruki

Selama masa dan pasca waktu penangkapan Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin yakni Ust. Abu bakar Ba'asyir, para santri tidak tinggal diam mereka pun mengeluarkan aksi aksinya Mulai dari Aksi Demo hingga pembuatan karikatur karikatur yang berhubungan dengan tema tersebut.

Mereka berkorban habis habisan, mereka semua tidak terima atas kejanggalan ini, karena semua ini

Sep 18, 2010

HARGA MATI

Saat pulang dari masjid ba'da jum'at tadi, saya melihat plang di depan kantor kodim persis disamping masjid raya kotabaru bertuliskan " NKRI ADALAH HARGA MATI ". Saya diam sejenak teringat pilunya rakyat palestina yg diperangi dibantai dihabisi oleh zionis israel

Agar Anak Cinta Berkorban

Lazimnya, anak-anak bersifat posesif. Tapi, bukan berarti karakternya tidak bisa dibentuk agar menjadi orang yang peduli.
”Bu, aku ingin berkorban seperti Extra Joss,” kata si bocah, lantas berlari hendak menyerahkan daging kambing yang diperolehnya kepada yang lebih membutuhkan.
Benar, adegan indah itu hanya iklan. Seindah budi pekerti Lala dalam sinetron Bidadari, yang pemerannya yakni Marshanda kini mulai main drama cinta-cintaan anak SMP. Tapi, bukan berarti keluhuran berkorban seperti itu tidak ada sama sekali dalam kenyataan sehari-hari.
Faktor Eksternal
Hasil penelitian para psikolog perkembangan seperti Jean Piaget, Erik Erikson, Jerome Bruner, dan lain-lain, membenarkan, anak-anak mengalami internalisasi nilai-nilai dengan pertama-tama mengalami struktur eksternal. Ringkasnya, bocah cilik lebih mudah meniru. Sehingga kalau Anda ingin agar dia berbuat baik, maka berilah contoh. Teladan. Bukan cuma teori.

Sekolah Rumah, Mengapa tidak?

Baiti Jannati. Ada tren baru di dunia pendidikan. Anak tak lagi disekolahkan di sekolah formal, tapi hanya belajar di rumah. Model pendidikan ini mulai tumbuh di Indonesia. Itulah homeschooling alias sekolah rumah. Salah satu tokoh yang menerapkan model pendidikan ini kepada anaknya adalah Kak Seto.
Dengan model seperti ini anak hanya belajar di bawah kendali orang tuanya. Gurunya adalah orang tuanya. Walaupun orang tua menjadi penanggung jawab utama homeschooling, tetapi pendidikan homeschooling tidak hanya dan tidak harus dilakukan oleh orang tua. Selain mengajar sendiri, orang tua dapat mengundang guru privat, mendaftarkan anak pada kursus, melibatkan anak-anak pada proses magang dan sebagainya.

Sep 17, 2010

Jundullah

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min,diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka, mereka berperang pada jalan Allah lalu mereka membunuh atau terbunuh(syahid). Itu telah menjadi janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah ? Maka bergembiralah kamu dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. Dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah:111)
Inilah transaksi mulia yang sangat menguntungkan. Siapa gerangan di antara kita yang tidak ingin mengejar dan mendapatkannya ?
Rasulullah SAW bersabda :
“Berjaga-jaga seharian di jalan Allah, lebih baik pahalanya dari seribu kali amalan lainnya.”
Rasulullah SAW bersabda :
“Berjaga-jaga semalaman di jalan Allah lebih baik daripada pahala shaum sebulan berikut shalat malamnya, maka jika ia mati (dalam keadaan seperti itu) akan terus mengalir amalannya yang telah di perbuat itu, dan akan mengalir terus rezekinya dan akan aman dari fitnah.”
Sebab-sebab pertama untuk berperang
1. Mempertahankan kebenaran ( QS. Al Fath :29)
2. Melawan keangkara-murkaan dan pendurhakaan (QS. Al Anfal :45-47)
3. Mempersiapkan penyabaran dakwah dan melapangkan jalannya (QS. At Taubah:29)
Sikap Patriot Balatentara Muslim
1. Keberanian dan kekuatan di hadapan musuh
2. Selalu mengingat-Nya dan menyerahkan urusan kepada-Nya
3. Wajib taat kepada Allah dan Rasul-Nya
4. Menjauhkan diri dari gemerlapnya dunia dan tidak sombong
Kode Etik Berperang dalam Islam
1. Jangan berkhianat meskipun terhadap orang kafir
2. Harus waspada dan jangan menganggap remeh musuh
3. Bedoa memohon pertolongan Allah
4. Haram membunuh wanita dan anak-anak
“Seorang pakar Eropa bertanya, Bagaimana mungkin kaum Muslimin dapat memenangkan musuh-musuh mereka dari Parsi dan Rum yang jumlahnya banyak, sedangkan kaum muslimin berjumlah sedikit ? Hal itu di sebabkan mereka (kaum Muslimin) itu jujur, bertakwa kepada-Nya, karena itulah di manapun dia berada pasti akan di lindungi-Nya….”
PRAJURIT ISLAM
Syarat-Syarat Seorang Prajurit Muslim
1. Dia harus seorang muslim
2. Harus laki-laki (wanita tidak wajib berperang dan kalaupun ikut berperang, hanya di garis belakang)
3. Ia harus orang yg merdeka (bukan budak), mukallaf dan mempunyai kemampuan
4. Mendapat izin dari kedua orang tua
Karekterisitik Seorang Prajurit dan Keistimewaannya
1. Ketaatan
Allah SWT berfirman :
“Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min bila mereka di panggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan :”Kami mendengar dan kami taat.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut
kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya,maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.”
(QS.An Nur : 51-52)
2. Kecermatan dan Kewaspadaan
Allah SWT berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman,bersiap siagalah kamu,dan majulah (ke medan pertempuran) secara berkelompok-kelompok atau majulah bersama-sama.” (QS. An Nisa :71)
Kecermatan dan kewaspadaan ini dilatih Allah SWT kepada kaum Muslimin di dalam shalat Khauf, di dalam QS. An Nisa ayat 102.
3. Kemampuan Dalam Menyusun Strategi
“Sekelompok orang-orang pilihan dari dari tentara yang di kirim oleh imam untuk memerangi musuh-musuhnya atau menakut-nakuti mereka atau membuka tentang keadaan mereka atau maksud lain yang membawa kebaikan bagi kaum Muslimin. Mereka itulah yang di namakan “agen rahasia” karena mereka itu bergerak (melakukan tugasnya) secara rahasia dan sembunyi-sembunyi, biasanya jumlah mereka lima orang dan ada yang mencapai 400 orang.”
(Kitab Al Jihad fiill Islam, oleh Muhammad Sayyid Thontowi)
4. Komitmen dengan Perjuangan
Allah SWT berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman,apabila kamu memerangi pasukan musuh, maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya (dzikir,doa dan tawakkal) agar kamu mendapat kemenangan.” (QS. Al Anfal : 45)
Allah SWT berfirman :
“Hai Nabi kobarkanlah semangat para mu’min itu untuk berperang. Jika terdapat sepuluh orang yang sabar di antara kamu,niscaya mereka akan mampu mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada 100 orang (yang sabar) di antara kamu, mereka akan mengalahkan seribu orang-orang kafir, di sebabkan
orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.”
(QS. Al Anfal :65)
Slogan dalam Peperangan :
“Adapun kuburan itu sama nilainya dengan kemenangan, maut itu…syahid adanya
dan kemenangan adalah kejayaan dan kemuliaan.”
Wallahu’alam…
Sumber : Kitab “Menjadi Prajurit Muslim” DR. MUHAMMAD IBRAHIM NASHR

SMS Merah Muda

Tetap istiqomah, Ukhti. Selamat berjuang. Semoga Allah menyertai anti.
Sender : Ikhwan +62817xxx
Senyum timbul dari cakrawalanya dengan malu-malu. Serasa ada hangat menyelusup dada dan membuat jantung berdegup lebih cepat. Otaknya pun sekejap bertanya, ”Ada apa? Sungguh, bukan apa-apa. Aku hanya senang karena ada saudara yang menyemangatiku.” Si akhwat menyangkal hatinya cepat-cepat. Dan ia bergegas meninggalkan kamarnya, ada dauroh. Ia berlari sambil membawa sekeping rasa bahagia membaca SMS tadi yang sebagian besar bukan karena isinya, melainkan karena nama pengirimnya.

Ana lagi di bundaran HI, Ukhti. Doakan kami bisa memperjuangkan ini.
Sender : Ikhwan +628179823xxx
Untuk apa dia memberitahukan ini padaku. Bukankah banyak ikhwan atau akhwat lain? Nada protes bergema di benaknya. Tapi di suatu tempat, entah di mana ada derak-derak yang berhembus lalu. Derak samar bangga menjadi perempuan yang terpilih yang di-SMS-nya.

Pagi itu, handphone kesayangannya berbunyi.
Ukhti, Selamat hari lahir. Semoga hari-hari yang dijalani lebih memberi arti.
Dada membuncah hampir meledak bahagia. Dia bahkan ingat hari lahirku! Dibacanya dengan berbunga-bunga. Tapi pengirimnya
Sender : Akhwat +6281349696xxx
Senyum tergurat memudar. Tarikan napas panjang. Kecewa, bukan dari dia. Ringtone-nya berbunyi lagi.
Ukhti, Selamat hari lahir. Semoga hari-hari yang dijalani lebih memberi arti.
Sender : Ikhwan +628179823xxx
Dia! Semburat jingga pagi jadi lebih indah berlipat kali. Senyumnya mengembang lagi. Dan bunga-bunga itu mekar-lah pula.

Cerita di atas tadi selurik gerak hati seorang akhwat di negeri antah berantah yang sangat dekat dengan kita. Gerak hati yang mungkin pernah bersemayam di dada kita juga. Bisa jadi kita mengangguk-angguk tertawa kecil atau berceletuk pelan, ”Seperti aku nih,” saat membacanya. Hayo ngaku! He he he
Mari kita cermati fragmen terakhir dari cerita tadi. Kalimat SMS keduanya persis sama, yang intinya mengucapkan dan mendoakan atas hari lahir (mungkin mencontek dari sumber yang sama he he he). SMS sama tapi berhasil menimbulkan rasa yang jelas berbeda. Karena memang ternyata lebih berarti bagi si akhwat adalah pengirimnya, bukan apa yang dikatakannya.
Namun sebenarnya, apakah Allah membedakan doa laki-laki dan perempuan? Mengapa menjadi lebih bahagia saat si Gagah yang mendoakan? Semoga selain mengangguk-angguk dan tertawa kecil, kita juga berani memandang dari sudut pandang orang ketiga. Dengan memandang tanpa melibatkan rasa (atau nafsu?), kita akan bisa berpikir dengan cita rasa lebih bermakna.
Konon, cerita tadi terus berlanjut.
Suatu hari yang cerah, sang akhwat mendapat kiriman dari si ikhwan itu. Sebuah kartu biru yang sangat cantik. Tapi sayang, isinya tidak secantik itu. Menghancurkan hati akhwat menjadi berkeping-keping tak berbentuk lagi. Kartu biru itu adalah kartu undangan pernikahan si ikhwan. Dengan akhwat lain, tentu saja. Berbagai Tanya ditelannya. Mengapa dia menikah dengan akhwat lain? Bukankah dia sering mengirim SMS padaku? Bukankah dia sering me-miscall ku untuk qiyamull lail? Bukankah dia ingat hari lahirku? Bukankah dia suka padaku? Mengapa? Mengapa???
Dan air mata berjatuhan di atas bantal yang diam. Teman, jangan bilang, yaa!!! dia hanya tidak tahu, ikhwan itu juga mengirimkan SMS, miscall, mengucapkan selamat hari lahir dan bersikap yang sama ke berpuluh akhwat lainnya!
Ironis. Sedih, tapi menggelikan, menggelikan tapi menyedihkan. Sekarang siapa yang bisa disalahkan? Akhwat memang seyogiyanya menyadari dari awal, SMS-SMS yang terasa indah itu bukan tanda ikatan yang punya kekuatan apa-apa. Siapa yang menjamin bahwa ikhwan itu ingin menikahinya? Bila ia berharap, maka harapanlah yang akan menyuarakan penderitaan itu lebih nyaring.
Tetapi para ikhwan juga tak bisa lari dari tanggung jawab ini. Allahualam apapun niatnya, semurni apapun itu, ingatlah, SMS melibatkan dua orang, pengirim dan penerima. Putih si pengirim, tak menjamin putihnya juga si penerima. Bisa jadi ia akan berwarna merah muda. Merah muda di suatu tempat di hati atau menjadi rona di pipi yang tak akan bisa disembunyikan di depan Allah.
Bagi perempuan, SMS-SMS dan bentuk perhatian sejenis dari laki-laki bisa menimbulkan rasa yang sama bentuknya dengan senyuman, kedipan menggoda, dan daya tarik fisik perempuan lainnya bagi laki-laki.
Menimbulkan sensasi yang sama. Ketika perempuan bertanya berbagai masalah pribadinya padamu, seringkali bukan solusi yang ingin dicari utamanya. Melainkan dirimu. Ya, sebenarnya perempuan ingin tahu pendapatmu tentang dia, apakah dirimu memperhatikannya, bagaimana caramu memandang dirinya. Dirimu, dirimu, dan dirimu, dan kami ”kaum hawa”- sayangnya, juga memiliki percaya diri yang berlebihan, atau bisa dibahasakan lain dengan mudah Ge-Er Jadi, tolong hati-hati dengan perhatianmu itu.
Paling menyedihkan saat ada seorang aktivis yang tiba-tiba berkembang gerak dakwahnya atau semangat qiyamul lailnya karena terkait satu nama. Naudzubillah tsumma naudzubillah. Ketika kita menyandingkan niat tidak karena Allah semata, maka apalah harganya! Apa harganya berpeluh-payah bukan karena Dia, tapi karena dia. Seseorang yang sama sekali bukan apa-apa, lemah seperti manusia lainnya.
Laki-laki dan wanita diciptakan berbeda bukan saling memusuhi, bukan juga saling bercampur tak bertepi, tapi semestinya saling menjaga diri. Secara fisik, emosional, atau kedua-duanya. SMS tampak aman dari pandangan orang lain, hubungan itu tak terlihat mata. Tapi wahai, syetan semakin menyukainya. Mereka berbaris di antara dua handphone itu. Maka dimanapun mereka berada, syaitan tetaplah musuh yang nyata!
Wahai akhwat, bila kau menginginkan SMS-SMS itu, tengoklah inbox-mu. Bukankah disana tersusun dengan manis SMS-SMS dari saudarimu. Saudari-saudarimu yang dengan begitu banyak aktivitas, amanah, kelelahan, dan kesedihan yang sangat memerlukan perhatianmu. Juga begitu banyak teman-temanmu yang belum mengenal Islam menunggu kau bawakan SMS-SMS cahaya untuk mereka.
Ada saatnya. Ya, ada saatnya nanti handphone kita dihiasi SMS-SMS romantis. SMS-SMS yang walaupun hurufnya berwarna hitam semua, tapi tetap bernadakan merah muda. Untuk seseorang dan dari seseorang yang sudah dihalalkan kita berbagi hidup, dan segala kata cinta di alam semesta.
Cinta yang bermuara pada penciptaNya. Cinta dalam Cinta. Bersabarlah untuk indah itu.

Ummi, abi lagi ngisi ta’lim di kampus pelangi. Di depan abi ada beribu bidadari-bidadari berjilbab rapi, tapi tak ada yang secantik bidadariku di istana Baiti Jannati. Miss u my sweety.
Abi, yang teguh ya, pangeranku, rumah ini terasa gersang tanpa teduh wajahmu. Luv yaa
Ya, hanya untuk dia kita tulis the Pinkest Short Massage Services. SMS-SMS paling merah muda. (www.baitijannati.wordpress.com)

Sumber : http://azzamq.multiply.com/journal/item/11

Seputar Khitbah dalam Pandangan Islam

Di..kedalaman hatiku, tersembunyi harapan yang suci..
Ta..k, perlu engkau menyangsikan..
Le..wat.. kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu,
tak perlu dengan.. kata-kata
Sungguh..hatiku kelu tuk’ mengungkapkan perasaanku..
Namun, penantianmu pada diriku, jangan salahkan..
Kalau memang..kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang..
Nanti kubawa kau pergi ke syurga abadi..
kini belumlah saatnya aku membalas cintamu… nantikan ku..di batas.. waktu..

(Lirik dalam nasyid ‘Nantikanku di batas waktu’ oleh:Ad Coustic)

SyariahPublications.Com — Manusia diciptakan oleh Allah Swt sebagai makhluk yang paling mulia, ia bukanlah sesosok makhluk yang sekedar memiliki jasad/organisme hidup, sehingga kehidupan yang dijalaninya pun bukan sekedar untuk tujuan memperoleh makan, tumbuh, berkembang-biak, lalu mati. Manusia diciptakan ke alam dunia ini disertai pula dengan berbagai potensi kehidupan yang diberikan oleh-Nya. Berbagai potensi kehidupan tersebut harus merupakan sesuatu yang disadari/difikirkan oleh manusia. Diantara potensi kehidupan tersebut adalah berupa naluri-naluri (gharaizh) yang diantaranya pula adalah naluri untuk melestarikan keturunan ataupun tertarik kepada lawan jenis (gharizatu nawu). Naluri ini merupakan dorongan yang muncul pada diri manusia ketika adanya stimulan dari luar. Sebagai contoh, suatu saat seorang ikhwan pernah merasakan perasaan yang ‘berbunga-bunga tidak karuan’ ketika di suatu tempat bertemu dengan seorang akhwat yang menurut penilaiannya, orang tersebut adalah sosok yang ‘special’ sehingga setiap kali berjumpa, memikirkan atau bahkan hanya sekedar mendengar namanya saja, tiba-tiba jantung ini bisa berdebar cepat dan kedua bibirpun akan menggeser menyimpul mesra. Kondisi ini tentunya juga dapat terjadi sebaliknya antara seorang akhwat terhadap seorang ikhwan.
Islam memandang ini sebagai hal yang fitrah (manusiawi) dan bukan hal yang tabu ataupun terlarang. Oleh karenanya dalam rangka menempatkan manusia agar tetap pada derajatnya sebagai makhluk yang mulia, maka Allah Swt menurunkan seperangkat aturan kehidupan yang harus diambil dan dijalankan oleh umat manusia yaitu Syari’at islam yang dibawa oleh Rasulullah Saw, termasuk di dalamnya tercakup aturan untuk menyelesaikan masalah yang satu ini. Diantaranya adalah pengaturan mengenai khitbah (meminang) sebagai aktivitas syar’i yang harus dipilih oleh seorang muslim ketika dirinya terdiagnosa telah mengidap gejala-gejala terserang ‘virus merah jambu’ apalagi jika sudah sampai pada stadium yang akut (memangnya penyakit kanker.. ?).
I. Pengertian Khithbah
Dalam merencanakan kehidupan berumah tangga, diantara langkah yang harus ditempuh oleh seorang ikhwan adalah menetapkan seorang akhwat yang diinginkan untuk menjadi calon istrinya. Secara syar’i ikhwan tersebut menjalaninya dengan melakukan khithbah (peminangan) kepada akhwat yang dikehendakinya. Adapun salah satu tujuan disyari’atkannya khithbah adalah agar masing-masing pihak dapat mengetahui calon pendamping hidupnya (Syamsudin Ramdhan, 2004:49).
Sedangkan menurut Dr. Wahbah Az-Zuhaily (dalam MR. Kurnia, 2005:19) menjelaskan yang dimaksud Khithbah adalah menampakan keinginan menikah terhadap seorang perempuan tertentu dengan memberitahu perempuan yang dimaksud atau keluarganya (walinya). Selain itu Sayid Sabiq (ibid) juga menyatakan bahwa yang dikatakan seseorang sedang mengkhitbah seorang perempuan berarti ia memintanya untuk berkeluarga yaitu untuk dinikahi dengan cara-cara (wasilah) yang ma’ruf.
Islam telah menganjurkan dan bahkan memerintahkan kaum muslimin untuk melangsungkan pernikahan (An-Nabhaniy, 2001:146). Berkaitan dengan anjuran untuk menikah,Allah Swt, berfirman :
(Nikahilah oleh kalian perempuan-perempuan yang kalian sukai (QS.An-Nisa [4]:3)
Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah Saw telah mengingatkan:
‘Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah sanggup memikul beban. Hendaklah ia segera menikah, karena hal itu dapat menundukan pandangan dan menjaga kehormatan. Sebaliknya siapa saja yang belum mampu, hendaklah ia shaum karena hal itu dapat menjadi perisai’.
Diantara peristiwa khithbah yang terjadi pada masa Rasulullah Saw, adalah yang dilakukan oleh sahabat beliau, Abdurrahman Bin ‘Auf yang mengkhithbah Ummu Hakim Binti Qarizh. Hadits riwayat Bukhari menjelaskannya sebagai berikut:

‘Abdurrahman Bin ‘Auf berkata kepada Ummu Hakim Binti Qarizh:”Maukah kamu menyerahkan urusanmu kepadaku?” Ia menjawab ”Baiklah!”, maka Ia (Abdurrahman Bin ‘Auf) berkata: “Kalau begitu, baiklah kamu saya nikahi.”
(HR.Bukhari)
Abdurrahman Bin ‘Auf dan Ummu Hakim keduanya merupakan sahabat Rasulullah Saw. Ketika itu Ummu Hakim statusnya menjanda karena suaminya telah gugur dalam medan jihad fii sabilillah, kemudian Abdurrahman Bin Auf (yang masih sepupunya) datang kepadanya secara langsung untuk mengkhitbah sekaligusmenikahinya.
Menurut Muhammad Thalib (2002:25) kejadian ini menunjukan seorang laki-laki boleh meminang secara langsung calon istrinya tanpa didampingi oleh orang tua atau walinya dan Rasulullah Saw tidak menegur atau menyalahkan Abdurrahman Bin ‘Auf atas kejadian ini.
Selain itu, seorang wanita juga diperbolehkan untuk meminta seorang laki-laki agar menjadi suaminya. Akan tetapi ia tidak boleh berkhalwat atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syari’at (Syamsudin Ramdhan, 2004:56). Kebolehan hal ini didasarkan pada sebuah riwayat berikut:
‘Pernah ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah Saw, seraya berkata ‘Wahai Rasulullah aku datang untuk menyerahkan diriku kepada Engkau’. Rasulullah Saw lalu melihatnya dengan menaikan dan menetapkan pandangannya. Ketika melihat bahwa Rasulullah tidak memberikan keputusannya, maka wanita itupun tertunduk” (HR.Bukhari)
Berdasarkan uraian di atas, maka dapat difahami bahwa khithbah merupakan jalan untuk mengungkapkan maksud seorang ikhwan/akhwat kepada lawan jenisnya terkait dengan tujuan membangun sebuah kehidupan berumah tangga, baik dilakukan secara langsung (kepada calon) ataupun melalui perwakilan pihak lain.
II. Proses Khitbah
Dalam beberapa dalil di atas telah diungkapkan tentang bagaimana proses khithbah dapat berlangsung, yaitu diantaranya khitbah dapat dilakukan sendiri oleh seorang ikhwan langsung kepada akhwatnya ataupun dengan mewakilkan, kemudian bisa juga dilakukan oleh seorang ikhwan kepada keluarga atau wali pihak akhwat. Selain itu ada beberapa hal yang juga perlu difahami ketika melakukan khitbah, antara lain:
a. Kebolehan Melihat Akhwat Yang Dikhithbah
Syamsudin Ramdhan (2004:54) mengungkapkan bahwa sebagian ulama berpendapat, diperbolehkan bagi pelamar untuk melihat wanita yang dilamarnya, tetapi ia tidak boleh melihat auratnya. Sebagaimana Jabir menuturkan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:
‘Jika salah seorang di antara kalian meminang seorang perempuan, sekiranya ia dapat melihat sesuatu darinya yang mampu menambah keinginan untuk menikahinya, maka hendaklah ia melihatnya. (HR. Abu Dawud dan Hakim).
Dibolehkannya melihat perempuan yang dikhitbah ini sebenarnya membawa banyak hikmah, diantaranya adalah dengan melihatnya akan lebih memantapkan hati untuk menikahinya. Kebolehan melihat ini adalah kekhususan pada saat mengkhithbah.
Sebagian ulama lagi membolehkan untuk melihat bukan hanya wajah dan telapak tangan, melainkan lebih dari itu karena wajah dan telapak tangan merupakan anggota badan perempuan yang terlihat sehari-hari. Sehingga perintah untuk melihat, dalam hadits tersebut tentu yang dimaksud bukan hanya wajah dan telapak tangan (MR.Kurnia, 2005:23)
b. Tidak Boleh Mengkhithbah Akhwat Yang Masih Dikhithbah Seorang Ikhwan
Seorang ikhwan tidak boleh mengkhithbah seorang akhwat yang masih berada dalam khithbah-an ikhwan lainnya, kecuali setelah khithbah tersebut dilepaskan oleh ikhwan yang pertama atau karena alasan syar’i lainnya seperti meninggal dunia, dll (Syamsudin Ramdhan, 2004:55). Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah Saw:
Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin yang lain. Tidak halal seorang mukmin menawar diatas tawaran saudaranya dan meminang (seorang wanita) diatas pinangan saudaranya hingga nyata (bahwa pinangan itu) sudah ditinggalkannya (HR. Muslim dan Ahmad)
Dalam riwayat yang lain, Rasulullah Saw bersabda:
Tidak boleh seorang pria melamar seorang wanita yang telah dilamar oleh saudaranya hingga ia menikahinya atau meninggalkannya (HR. Abu Hurayrah)
c. Seorang Akhwat Berhak untuk Menerima ataupun Menolak Khithbah
An-Nabhaniy (2001:161) mengungkapkan bahwa jika seorang wanita telah dilamar, maka dirinyalah yang berhak untuk menerima ataupun menolak calon suaminya, bukan hak salah seorang walinya ataupun orang-orang yang akan mengawinkannya tanpa seizin wanita yang bersangkutan, dan dia pun tidak boleh dihalang-halangi untuk menikah.
Dalam hal ini, Rasulullah Saw bersabda:

Seorang janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, sedangkan seorang gadis harus dimintai izinnya, dan izinnya adalah diamnya
(HR.Ibnu Abbas)
Adapun Abu Hurayrah menuturkan hadits Rasulullah Saw sebagai berikut:
Rasulullah Saw bersabda,’Seorang janda tidak dinikahi kecuali setelah dilamar, sedangkan seorang gadis tidak dinikahi kecuali setelah diminta izinnya’ Para sahabat lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana bentuk izinnya?’ Beliau menjawab,’Izinnya adalah diamnya’.
Hadits-hadits di atas seluruhnya menunjukan dengan jelas bahwa seorang wanita yang tidak dimintai izinya ketika hendak dinikahkan (oleh orang tua/walinya) maka pernikahannya dianggap tidak sempurna. Jika ia menolak pernikahannya itu atau menikah secara terpaksa, berarti akad pernikahannya rusak, kecuali jika ia berbalik pikiran atau ridha.
d. Tidak Menandai Khithbah Dengan Tukar Cincin
Aktivitas tukar cincin adalah saling memberikan cincin (untuk dipakai) antara calon suami dan calon istri sebagai pertanda adanya ikatan pertunangan di antara mereka. Aktivitas ini biasanya dianggap lumrah oleh sebagian besar masyarakat.
Menurut Muhammad Thalib (2002:48) bertukar cincin bukan merupakan cara islam melainkan cara bangsa Roma (eropa) yang mendapat pengesahan dari gereja. Jadi, saling tukar cincin pada mulanya bukan merupakan cara umat kristiani pula, melainkan warisan kebudayaan bangsa Romawi. Berkaitan dengan hal ini, maka Rasulullah Saw melarang kaum muslimin untuk meniru-niru kebiasaan kaum kafir. Ia bersabda:
Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka (HR. Abu Dawud)
e. Khitbah Bukanlah Setengah Pernikahan
Kekeliruan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat tentang khithbah sering menggiring mereka pada anggapan bahwa pasangan laki-laki dan perempuan yang telah melangsungkan peminangan, maka ia boleh melakukan sebagian aktivitas seperti suami-istri asal tidak kelewat batas. Misalnya, jalan berduaan, ngobrol berduaan, dll.
Menurut MR Kurnia (2005:25) khitbah bukanlah pernikahan, sehingga akad khitbah bukanlah akad pernikahan. Khithbah sebenarnya hanya merupakan janji kedua pihak untuk menikah pada waktu yang disepakati. Dengan demikian setelah akad khithbah dilangsungkan, maka status bagi keduanya adalah tetap orang asing (bukan mahram) antara satu dengan lainnya.
Kendati demikian, dalam menjalankan proses khitbah diantara keduanya boleh saling melakukan kebaikan seperti saling memberikan hadiah, menanyakan kepribadian masing-masing (karakter, kesukaan), cara pandang, sikap, dsb. Hal ini karena, khithbah memang merupakan sarana untuk dapat saling mengenal lebih jauh satu sama lain dengan cara yang ma’ruf.
Berkaitan dengan pemberian hadiah, Rasulullah Saw bersabda:

‘Saling memberikan hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai’
(HR.Abu Hurayrah)
Selain itu, Allah Swt juga telah memerintahkan kepada laki-laki dan perempuan untuk senantiasa bertakwa kepada-Nya:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah perkataan yang benar
(QS. Al-Ahzab [33]:70)
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih Suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, (QS. An-Nur [24]:30-31)

Sep 16, 2010

10 Wasiat Rosulullah

Ada 10 wasiat Rasulullah kepada putrinya Fathimah binti Rasulillah. Sepuluh wasiat yang beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah. Wasiat tsb adalah:
  1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan, dan meningkatkan derajat wanita itu.
  2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikan dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah.
  3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.
  4. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
  5. Ya Fathimah, yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhoaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fathimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
  6. Ya Fathimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman sorga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
  7. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
  8. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang tersenyum di hadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
  9. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang membentangkan alas tidur untuk suami dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
  10. Ya Fathimah, tiadalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari sungai2 sorga. Allah mempermudah sakaratul-maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman sorga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal-mustaqim dengan selamat.
Begitu indah menjadi wanita, dengan kelembutan dan kasihnya dapat merubah dunia
Jadilah diri-dirimu menjadi wanita sholehah, agar negeri menjadi indah, karena dirimu adalah tiang negeri ini

Pesanan untuk orang cantik

Setiap orang adalah unik. Setiap orang ada kelebihan dan kekekurangannya yang tertentu. Tidak ada manusia yang sempurna kecuali Rasululluh s.a.w kerana baginda telah ditentukan maksum.

Selebihnya tidak terkecualai daripada sifat lemah, buruk, hina, sakit san bermacam-macam perkara lagi. Anda tidak perlu berasa susah hati lantaran gemuk, tidak menarik, terlalu rendah malah cacat.

Biar bagaimana keadaan anda, anda tetap unik dan tanpa anda alam ini tidak sempurna.

Memang Allah menjadikan manusia pelbagai rupa dan gaya. Disitulah berkuasanya Allah. Dia berhak dan mampu berbuat apa saja mengikut kehendak-Nya.

Kita memang tidak ada pilihan untuk mempersoal itu ini, mempertikai itu ini. Anda mungkin berasa rendah hati melihat kekurangan-kekurangan yang ada pada diri anda.

Nah, anggap ia satu kelebihan. Jika anda sangka anda buruk, ia satu kelebihan yang tiada pada orang cantik. Anda sangka kecantikan sentiasa membawa untung? Tidak, tidak selalunya begitu.

Kadang-kadang kecantikan memusnahkan. Setelah anda dikenali sebagai cantik, ketakutan anda terhadap keburukan lebih besar daripada jika anda semulajadinya buruk. Orang cantik fobia menjadi buruk.

Setiap kedutan di wajah akan dirawat dan setiap kedutan begitu menyusahkan dirinya. Saat menjadi buruk pasti tiba, bagaimanakah perasan si cantik meghadapi hari tua mereka? Bukankah rasa susah yang tiada kesudahan?

Kadang-kadang seekor semut diberikan sayap oleh Allah supaya dia boleh terbang dan menerjah api.

Samalah halnya, kadang-kadang seseorang manusia itu diberikan kecantikan supaya dengan kecantikan itu dia boleh berbuat sebanyak-banyak mungkar untuk diberikan balasan setimpal di Akhirat.

Tontonlah filem atau drama-drama di TV. Kisah hidup orang cantik selalunya penuh duri. Jika anda buruk setidak-tidaknya anda bebas rasa riak dan takbur.

Penghuni neraka kebanyakkannya wanita sebagaimana disabdakan Rasullah s.a.w wanita itu tentu yang cantik tapi gagal memahami untuk apa kecantikan itu diberikan Allah kepadanya.

Dan wanita itu tidak terkecuali juga yang buruk sebab dia berterus-terusan saja mempertikaikan kerja Tuhan.

Siapakah wanita penghuni syurga itu, barangkali yang cantik dan dia sentiasa faham kecantikan itu ukuran manusia . Cantik pada pandanagn Allah adalah ketaatannya terhadap semua perintah dan laragan Allah.

Barangkali juga yang buruk tapi dia faham Allah tidak memandang rupa paras tapi apa yang ada di dalam hatinya. Wahai orang cantik, orang buruk, orang rendah, orang cacat, semuanya itu hanyalah ukuran manusia dan ukuran manuisa selalunya sasar.

Hargai diri anda sebab kewujudan anda mambuktikan kekuasaan Allah!

Makanan yang Punya Manfaat Lebih untuk Para Lelaki dan Perempuan

1. Tomat
Lelaki yang banyak memakan tomat atau makanan yang banyak mengandung tomatnya, akan terbendung dari penyakit kanker prostat. Peneliti di Harvard menemukan bahwa laki-laki yang mengonsumsi tomat 2-4 kali dalam seminggu 35% lebih rendah memiliki risiko terkena kanker prostat dibanding yang tak mengonsumsi tomat. Ternyata di dalam tomat ada pigmen yang bernama lyopense yang berfungsi menyerap penyebab kanker prostat. Pigmen ini akan berfungsi lebih baik jika dimasak dengan lemak.

2. Tiram
Mitos menyebutkan tiram adalah makanan cinta. Ilmu pengetahuan ternyata sependapat dengan itu. Satu hingga tiga tiram yang disuguhkan dalam sehari bisa menyuplai cukup zinc (seng), mineral yang berfungsi menormalkan fungsi reproduksi pria. Para ilmuwan menemukan bahwa dari penelitian terhadap 22 orang yang diberi zinc dalam waktu 45-50 hari ternyata jumlah spermanya meningkat. Rekomendasinya, konsumsi zinc 11 mg per hari baik untuk pria. Namun, harap pula diingat, jika lebih dari 40 mg, unsur ini justru bisa mengundang risiko kesehatan.
3. Brokoli

Hasil penelitian baru-baru ini menemukan bahwa sayuran seperti brokoli bisa mencegah kanker kantung kemih. Para ilmuwan meneliti pola makan dari 50.000 laki-laki dan menemukan bahwa mereka yang memakan 5 kali sajian menu vegetarian tiap minggunya, hanya memiliki risiko separuhnya untuk terkena kanker kantung kemih dibanding yang tidak memakan sajian penuh menu vegetarian sama sekali untuk 10 tahun ke depan. Dalam hal ini, brokoli dan kol mencegah terjadinya kanker kantung kemih.

4. Selai Kacang Tanah
Jika ingin jantung sehat, pertimbangkan untuk memanggang roti dengan selai kacang tanah tiap pagi. Hasil penelitian dari Pennsylvania State University menunjukkan bahwa selai kacang tanah meskipun kadar lemaknya tinggi, namun kebanyakan lemaknya merupakan lemak tak jenuh sehingga baik untuk kesehatan. Akan tetapi, jangan terlalu banyak, karena kacang mengandung kalori yang tinggi.



5. Semangka

Lelaki yang menjelang usia 55 tahun cenderung memiliki tekanan darah lebih tinggi dibanding kaum perempuan. Penelitian menunjukkan bahwa makanan yang mengandung potasium dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan stroke. Konsumsi potasium yang dianjurkan adalah sekitar 2.000 mg per hari. Salah satu buah-buahan yang kaya akan potasium adalah semangka yang mengandung 664 mg dalam satu potongan besar dibanding pisang dan jus jeruk.
Makanan yang Punya Manfaat Khusus untuk Perempuan

1. Pepaya

Pepaya mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dibanding jeruk. Karena itu, pepaya baik untuk mencegah sakit empedu, di mana kaum perempuan memiliki risiko 2 kali lipat lebih banyak terserang dibanding laki-laki. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kaum perempuan yang konsumsi vitamin C-nya rendah sering mengalami sakit empedu. Namun hal ini bisa diatasi dengan sepotong pepaya (10 ons) dengan kandungan 188 mg vitamin C dan 119 kalori setiap harinya.

2. Flaxseed

Flaxseed adalah sejenis sereal yang diperoleh dari biji bunga flax (linum usitatissinum) yang terdapat di Amerika dan Kanada. Para pembuat roti umumnya menambahkan biji-bijian flax untuk menambah flavour. Dari hasil penelitian tampak bahwa penambahan flaxseed pada makanan bisa memperlambat pertumbuhan kanker payudara. Gampangnya, ambil sesendok flaxseed dan masukkan ke dalam makanan setiap pagi.


3. Tahu

Makanan yang terbuat dari sari kacang kedelai ini memiliki protein yang bisa menurunkan kolesterol dan menguatkan tulang belakang. Penyebabnya adalah isoflavon yang terdapat didalam kedelai yang memiliki struktur sama dengan hormon estrogen pada wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90 mg isoflavon bagus untuk tulang. Penelitian lain menunjukkan bahwa ukuran setengah cangkir tahu mengandung 25-35 mg isoflavon.

4. Daging dan hati

Perempuan karena memiliki masa menstruasi cenderung akan mengalami anemia (kurang darah) lebih banyak dibanding kaum laki-laki. Tak hanya itu, bagi perempuan hamil, kebutuhan zat besi makin meningkat. Bila kadar zat besi dalam darah rendah, akan menyebabkan para perempuan mudah kelelahan. Para ahli menganjurkan bagi perempuan hamil dan menstruasi, untuk mengonsumsi zat besi 50% lebih banyak dibanding saat-saat biasa. Untuk mendapatkan jumlah zat besi dalam darah yang cukup, coba konsumsi daging atau hati. Sebab, dalam daging dan hati terkandung cukup banyak zat besi yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan makanan lainnya.

5. Sayuran hijau

Manfaat syuran hijau sudah sering didengar sebagai sumber zat besi, kalsium dan sebagainya. Tetapi sayuran seperti bayam bisa bermanfaat untuk memerangi osteoporosis (penyakit tulang) bagi kaum perempuan yang beranjak tua. Dalam sejumlah penelitian disebutkan jumlah kalsium dan vitamin D yang memadai ditambah dengan vitamin K bisa melindungi tulang dengan baik. Dan juga perempuan yang mengonsumsi vitamin K setidaknya 109 mg setiap harinya, bisa terlindungi dari retaknya tulang belakang dalam kurun waktu 10 tahun ke depan dibanding mereka yang kurang mengonsumsi makanan tersebut. Vitamin K banyak terdapat pada sayur-sayuran yang berwarna hijau tua, seperti bayam, brokoli dan sejenisnya.
Nah, ternyata jenis makanan terbaik untuk dikonsumsi juga bergantung pada jenis kelamin kita. Kebanyakan yang sering kita makan, mungkin sejauh ini kita tak peduli. Tetapi lebih baik memulainya, terutama jika gejala kurang baik dari kesehatan kita sudah mulai terasa.[muslimdaily.net/kasks]

Senandungku

Kami pelajar Pondok Pesantren Islam Ngruki
Penerus risalatun Nabi
Menyampaikan perintah Robbul Izzati
Kepada seluruh umat Insani
Kawan-kawan pelajar Islam putra dan putri
Ayo kita tampilkan diri
Dengan berpegang Qur'an dan Sunnah Nabi
Kita berjihad demi agama suci

Maju terus pantang mundur
Biar badan kita hancur
Berkalang tanah masuk kubur
Mengemban semangat leluhur
Dalam mengemban amanat Tuhan
Mengahalau semua rintangan
Menegakkan dinul Islam
Wahai kawan-kawanku angkatan muda Islam
Tegak tataplah masa depan
Berbenahlah kau meluruskan wijhahmu
Di sana tugas suci sedang menunggu

Sep 12, 2010

Do'a Dikala Ragu Akan Dirinya

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi

Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan

Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hamba-Mu yang naif ini

----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun diakhirat
----------------------------------------

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin... Ya Rabbal 'Alamin